Rumah Sakit Daerah Beserta Data LPSE Tanjab Barat
kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Proses tender pembangunan Gedung Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSUD KH Daud Arif Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp 1,276 miliar mulai memasuki tahapan evaluasi penawaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, dari enam perusahaan yang tercatat sebagai peserta lelang, hanya satu perusahaan yang diketahui mengajukan penawaran harga.
Berdasarkan data yang dihimpun dari portal Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jumat (26/6/2026), proyek yang dibiayai melalui APBD Tahun Anggaran 2026 tersebut diikuti oleh enam badan usaha.
Akan tetapi, hanya CV Prima Konstruksi yang tercatat memasukkan penawaran dengan nilai Rp 1.272.612.492,25 atau hanya terpaut sekitar Rp 3,3 juta dari nilai pagu yang disediakan pemerintah.
Sementara itu, lima peserta lainnya belum tercatat menyampaikan nilai penawaran dalam data yang tersedia. Kondisi ini memunculkan tanda tanya mengenai tingkat persaingan dalam proses tender tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan terkait alasan lima peserta tidak memasukkan penawaran maupun status kelanjutan proses pelelangan. Upaya konfirmasi kepada pihak terkait masih terus dilakukan.
Minimnya penawaran yang masuk menjadi perhatian publik mengingat proyek ini berkaitan langsung dengan peningkatan fasilitas layanan kesehatan masyarakat.
Dalam prinsip pengadaan barang dan jasa pemerintah, kompetisi yang sehat antar peserta merupakan salah satu instrumen penting untuk menghasilkan harga yang kompetitif, kualitas pekerjaan yang optimal, serta menjamin transparansi penggunaan anggaran negara.
Jika pada akhirnya hanya satu peserta yang memenuhi syarat dan melanjutkan hingga tahap evaluasi, maka proses pemeriksaan administrasi, teknis, hingga kewajaran harga menjadi aspek yang harus dilakukan secara cermat dan terbuka.
Pengawasan yang ketat diperlukan agar proyek strategis di sektor kesehatan tersebut benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Tanjung Jabung Barat.
Diketahui, tender pembangunan Gedung PICU RSUD KH Daud Arif menggunakan metode pemilihan berdasarkan harga terendah dengan sistem gugur.
Fasilitas PICU sendiri merupakan ruang perawatan intensif khusus anak yang memiliki peran vital dalam menunjang pelayanan medis bagi pasien dengan kondisi kritis.
Masyarakat kini menaruh harapan besar agar seluruh tahapan pengadaan dapat berlangsung sesuai regulasi, transparan, dan bebas dari persoalan, sehingga pembangunan gedung PICU dapat segera terealisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : kabarpesisirjambi.com






