Sebelum Diperiksa BPK, Ketua FPTI Jambi Soroti Proyek Panjat Tebing Rp.3 Miliar Tak Sesuai Standar.

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ketua FPTI Jambi dan Baground Dinding Tebing Tanjab Barat

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Jauh sebelum dilakukan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jambi, Ketua Federasi Panjat Tebing Seluruh Indonesia (FPTI) Provinsi Jambi, Cecep, telah lebih dulu menyoroti proyek pembangunan sarana panjat tebing senilai Rp.3 miliar yang dinilai tidak memenuhi standar.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cecep, yang akrab disapa Goes Soeryo, mengungkapkan bahwa dengan anggaran sebesar itu, fasilitas panjat tebing seharusnya dapat dibangun dengan spesifikasi berstandar internasional dan layak digunakan. Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.

 

“Dengan anggaran Rp.3 miliar, seharusnya bisa dibuat sesuai standar internasional. Kami sangat menyayangkan karena tidak ada keterlibatan intens dari komunitas panjat tebing,” ujarnya dalam video yang diunggah melalui akun Facebook @Goes Soeryo pada Desember 2025, saat proyek tersebut masih dalam tahap pengerjaan.

 

Ia memaparkan sejumlah kejanggalan dari sisi teknis. Salah satunya terkait jarak titik pijakan (spacing) yang tidak sesuai standar FPTI. Idealnya, jarak antar titik berada di kisaran 12,5 cm, namun pada proyek tersebut ditemukan variasi jarak yang mencapai 20 hingga 40 cm.

 

“Seharusnya 12,5 cm kiri dan kanan, tapi yang terjadi justru 20, 30, bahkan 40 cm. Kalau seperti ini, jelas tidak bisa digunakan. Lubang bautnya harus diperbaiki,” tegasnya.

 

Selain itu, Cecep juga menyoroti material fiber yang digunakan. Ia menilai permukaan dinding panjat terlalu licin karena tidak memiliki tekstur yang memadai, sehingga berisiko bagi pengguna.

 

“Posisi fiber sangat licin, seperti pakai skincare, tidak ada tekstur kasar sama sekali. Ini harus diperbaiki agar sesuai standar,” katanya.

 

Tak hanya itu, kemiringan dinding panjat juga dinilai tidak sesuai spesifikasi. Menurutnya, standar kemiringan seharusnya memiliki perbedaan tertentu antara bagian atas dan bawah, namun kondisi yang ada di lapangan jauh dari ketentuan tersebut.

 

“Standarnya kemiringan atas 1 meter dan bawah 20 cm. Tapi yang ada hanya sekitar 50–60 cm. Ini jelas tidak sesuai,” ungkapnya.

 

Cecep bahkan merekomendasikan agar struktur rangka besi dibongkar dan dibangun ulang karena dinilai tidak memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.

 

“Rangka besinya harus dibongkar ulang dan dirapikan sesuai ukuran yang sudah kami berikan. Kalau dipaksakan, tidak akan bisa digunakan dan hanya akan menjadi pemborosan,” tegasnya.

 

Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar, BPK Provinsi Jambi saat ini tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap proyek panjat tebing yang bersumber dari APBD Tanjung Jabung Barat Tahun 2025 tersebut.

 

Pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri dugaan ketidaksesuaian spesifikasi dalam pelaksanaan proyek.Dalam sejumlah dokumentasi yang beredar, tim BPK terlihat melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek didampingi pihak kontraktor dan sejumlah pihak terkait. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Ketua FPTI Provinsi Jambi

Berita Terkait

Pasokan Air Terganggu, Perumda Tirta Pengabuan Klarifikasi Penyebab Gangguan Distribusi.
Harga TBS Sawit di Tanjab Barat Turun, Komisi II DPRD Minta Pemda Tegas terhadap PKS yang Diduga Mainkan Harga.
KMP Satria Pratama Resmi Kembali Beroperasi, Dishub Tanjab Barat Pastikan Pelayanan Penyeberangan Lebih Optimal.
Lapas Kuala Tungkal Semarakkan Idul Adha dengan Ibadah dan Kurban Penuh Makna.
Dandim 0419/Tanjab Hadiri Pelepasan Festival dan Pawai Takbiran Idul Adha 1447 H di Kuala Tungkal.
Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah, Meriahkan Festival Takbiran Idul Adha 1447 H.
PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Sekitar Perusahaan.
Perkuat Stabilitas Keamanan dan Ketertiban di Blok Hunian, Lapas Kuala Tungkal Bersama Polsek Gelar Razia.
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:57 WIB

Pasokan Air Terganggu, Perumda Tirta Pengabuan Klarifikasi Penyebab Gangguan Distribusi.

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:18 WIB

Harga TBS Sawit di Tanjab Barat Turun, Komisi II DPRD Minta Pemda Tegas terhadap PKS yang Diduga Mainkan Harga.

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:32 WIB

Lapas Kuala Tungkal Semarakkan Idul Adha dengan Ibadah dan Kurban Penuh Makna.

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:17 WIB

Dandim 0419/Tanjab Hadiri Pelepasan Festival dan Pawai Takbiran Idul Adha 1447 H di Kuala Tungkal.

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:55 WIB

Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah, Meriahkan Festival Takbiran Idul Adha 1447 H.

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:45 WIB

PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Sekitar Perusahaan.

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:51 WIB

Perkuat Stabilitas Keamanan dan Ketertiban di Blok Hunian, Lapas Kuala Tungkal Bersama Polsek Gelar Razia.

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:38 WIB

Berikan Kontribusi Nyata, PT Lontar Papyrus Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026.

Berita Terbaru