VIRAL! Ratusan Warga Serta Emak – Enak Kepung Kantor Desa, Tuntut SHU Hak Mereka.

admin

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Menggunakan Ilustrasi

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat Aksi ratusan warga yang didominasi ibu-ibu (Emak – Emak) di Desa Dusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mendadak viral di media sosial pada Senin (16/3).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka mengepung kantor desa sambil menuntut pembayaran dana Sisa Hasil Usaha (SHU) yang sebelumnya dijanjikan pihak Koperasi Unit Desa (KUD).

 

Aksi tersebut bahkan disiarkan secara langsung melalui platform TikTok dan dengan cepat menyebar luas, hal ini memicu perhatian publik. Warga yang hadir mengaku kecewa karena janji pembayaran SHU yang seharusnya dilakukan sehari sebelumnya tidak kunjung terealisasi.

 

Camat Muara Papalik, Fidruzal, membenarkan adanya aksi protes tersebut. Ia mengatakan langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi bahwa situasi masyarakat mulai memanas.

 

“Informasinya, kemarin hari Minggu dijanjikan akan dibayar sekitar dua juta lebih per orang. Namun saat waktu yang dijanjikan tiba, pihak dari KUD tidak muncul,” ujar Fidruzal saat dikonfirmasi melalui Via Telephone Senin Malam (16/03/2026).

 

Menurutnya, setelah janji pembayaran pada Minggu (15/3) tidak terealisasi, pihak KUD kembali menyampaikan komitmen baru bahwa pembayaran akan dilakukan pada Senin siang. Namun kondisi warga yang sudah terlanjur kecewa membuat suasana di lokasi sempat memanas.

 

Mendengar kabar tersebut, Fidruzal mengaku langsung bergegas menuju Desa Dusun Mudo usai menyelesaikan rapat pada pukul 10.30 WIB. Di Kabupaten Kota. Ia tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB dengan tujuan meredam situasi agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

 

Setelah melakukan koordinasi langsung dengan pihak KUD di lokasi, akhirnya dicapai kesepakatan sementara. Pihak KUD menyatakan hanya mampu membayarkan separuh dari dana SHU yang dijanjikan, yakni sekitar Rp. 1 juta per penerima pada hari ini.

 

“Saya minta agar sisa pembayaran satu juta lagi harus dibayarkan paling lambat tanggal 30 Juni 2026. Itu harus dituangkan dalam perjanjian tertulis dan disertai jaminan agar tidak kembali menjadi masalah,” tegasnya.

 

Diperkirakan, jumlah warga yang berhak menerima dana SHU tersebut mencapai lebih dari 500 kepala keluarga (KK), meski data rinci penerima masih belum dapat dipastikan secara resmi.

 

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Desa Dusun Mudo maupun pengurus KUD terkait belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui sambungan telepon juga belum mendapatkan respons.

 

Aksi warga yang viral di media sosial ini menjadi sorotan publik, sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai transparansi dan komitmen pengelolaan dana koperasi di tingkat desa. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Camat Muara Papalik Tanjab Barat

Berita Terkait

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.
Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.
Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.
Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.
Ratusan Warga Geruduk Polda Jambi, Desak Dugaan Korupsi Dana Kompensasi Rp8,9 Miliar dan Penjualan Lahan Desa Diusut.
Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.
Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dorong Kemandirian Pangan, Petani Desa Trentang Baru Gelar Tanam Perdana Cabai Bersama Dinas Pertanian Batanghari.

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:54 WIB

Disnaker Tanjab Barat Evaluasi Penggunaan TKA di PT LPPPI dan PT WKS, Pastikan Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:32 WIB

Perkuat Hubungan Industrial, Disnaker Tanjab Barat Gandeng Serikat Pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan di Tebing Tinggi.

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

Terkait Lokasi Dapur MBG Dekat POM Bensin dan Gedung Walet, Korwil: Sudah Dilaporkan Ke Pusat Izin Tetap Diberikan.

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WIB

Terkait Tuntutan Warga Dusun Mudo, Camat dan Kesbangpol Buka Suara Soal Upaya Penyelesaian Sengketa.

Senin, 27 Juli 2026 - 19:19 WIB

Senyum Petani di Batanghari, Bantuan Pemkab Ditargetkan Hasilkan Ratusan Ton Sayuran hingga Akhir 2026.

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:50 WIB

Kodim 0419/Tanjab Siagakan Armada Pemadam dan Sebar Personel di 24 Pos Karhutla.

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:44 WIB

Antisipasi DBD, Dinas Kesehatan: Fogging Dilakukan Berdasarkan Permohonan dan Kesepakatan Warga.

Berita Terbaru