Foto Ketua KONI dan PSSI Tanjab Barat, dengan latar para atlet sepak bola Tanjab BaratÂ
kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Pertandingan Gubernur CUP tahun 2026 yang memperebutkan Piala Gubernur Provinsi Jambi yang berlangsung pada 12 – 25 Januari 2026, mengisahkan cerita yang menimbulkan berbagai pertanyaan masyarakat khususnya pecinta bola di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal tersebut dikarenakan Grup Sepak Bola Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada tahun ini hanya bisa meraih peringkat keempat. Minggu (25/01/2026)
Prestasi tim sepak bola Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbarat) di ajang Piala Gubernur cup menunjukkan tren penurunan dalam dua tahun terakhir. Tahun 2025, tim gagal melaju ke babak semifinal, sedangkan pada tahun 2026 hanya mampu meraih peringkat keempat meskipun berhasil mencapai babak semifinal.
Penurunan prestasi Grup Sepak Bola Tanjung Jabung Barat ini, menimbulkan beragam reaksi masyarakat khususnya terkait dengan pembinaan atlet.
Menanggapi hal ini, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Tanjab Barat, Endri Avian, mengakui bahwa hasil yang diraih Grup Tanjung Jabung Barat belum optimal dan pihaknya akan terus melakukan evaluasi menyeluruh.
“Kegagalan ini buat kami terus evaluasi dan peningkatan pembinaan untuk pemain, pelatih, dan wasit,” ujar Endri melalui sambungan telepon pada Sabtu (24/1/2026).
Endri juga menyampaikan bahwa anggaran yang dialokasikan selama dua tahun terakhir hanya sebesar Rp. 125 juta tidak sebanding dengan kebutuhan pembinaan yang semakin meningkat.
Meskipun demikian, pihak pengurus PSSI telah melakukan upaya sendiri dengan menambah anggaran agar aktivitas pembinaan tidak terhambat.
“Terkait anggaran memang tidak seimbang lagi dari tahun ke tahun. Namun dengan anggaran minim, namun kami dari pihak pengurus PSSI juga menambah anggaran sendiri, hal ini agar tidak menghambat para atlit kita dalam latihan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa hubungan antara PSSI dan KONI Tanjab Barat saat ini berjalan harmonis dan sinkron. Hingga saat ini, pembahasan terkait peningkatan anggaran belum dilakukan, namun akan menjadi bahan pembahasan bersama untuk kedepan.
“Sejauh ini PSSI dan KONI harmonis saja dan singkron. Belum pernah hal tersebut dibahas selama dua tahun ini, karena saya ingin mengkonfirmasi penggunaan anggaran terlebih dahulu. Ternyata dalam dua tahun ini memang tidak cukup, nanti kita berdiskusi bersama kawan-kawan KONI dan akan kita pelajari secara bersama anggota DPRD,” ucap Endri.
Untuk ajang Porprov mendatang, pihaknya sedang menyusun strategi khusus dengan harapan dapat meningkatkan prestasi dan kualitas pemain sehingga dapat mengharumkan nama daerah.
Di sisi lain, Ketua KONI Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jamal Darmawan Sie, yang juga merupakan anggota DPRD Tanjab Barat. menyampaikan bahwa pihaknya terus mengkoordinasikan seluruh cabang olahraga untuk memastikan program pelatihan berjalan dengan baik.
“Mengoordinasikan cabang olahraga untuk memastikan program latihan dan pembinaan berjalan baik. Terkait hasil di Gubernur Cup, kemungkinan persiapan tim masih kurang matang,” ungkap Jamal melalui telepon pada Minggu (25/1/26).
Meski prestasi belum sesuai harapan, Jamal mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang telah memberikan upaya terbaik untuk Tanjab Barat. (Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Ketua KONI dan PSSI Tanjab Barat






