Foto Saat Pihak Desa Teluk Pengkah Memasuki Kantor Inspektorat Tanjab Barat
kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Polemik dugaan korupsi dan praktik nepotisme di Desa Teluk Pengkah memasuki babak baru. Senin (4/5/2026), Inspektorat Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memanggil Kepala Desa, perangkat desa, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk dimintai klarifikasi.
Pemanggilan ini menjadi sinyal serius bahwa laporan yang sebelumnya dilayangkan BPD tidak lagi dianggap isu biasa. Inspektorat mulai bergerak, membuka ruang pemeriksaan terhadap seluruh unsur pemerintahan desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Inspektorat Tanjabbar melalui Irban Khusus, Dewi, membenarkan agenda tersebut.
“Iya, hari ini,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, pemanggilan dilakukan terpisah. Pemerintah desa dijadwalkan hadir pukul 10.00 WIB, sementara BPD menyusul pada siang hari.
Pantauan di lapangan menunjukkan, sekitar pukul 10.00 WIB, Kepala Desa Teluk Pengkah, Akhmat Tamrin, terlihat datang ke kantor Inspektorat bersama sejumlah perangkat desa. Kehadiran mereka menguatkan bahwa proses klarifikasi tengah berlangsung.
Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan maupun sikap dari pihak pemerintah desa.
Sebelumnya, laporan BPD terkait dugaan korupsi dan nepotisme di tubuh Pemerintah Desa Teluk Pengkah telah lebih dulu diperiksa oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).
Kini, bola panas itu bergulir ke Inspektorat, membuka peluang adanya pengusutan lebih dalam. Publik menanti, apakah langkah ini akan berujung pada penegakan hukum yang tegas, atau justru kembali menjadi polemik tanpa kepastian. (Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Inspektorat Tanjab Barat






