Heboh !! Dugaan Monopoli Listrik di Group Medsos Tanjabbar, Ternyata Program Lisdes, Biaya Atas Kesepakatan Bersama.

admin

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi 

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat  – Kabar dugaan monopoli pemasangan instalasi listrik yang menyebar di media sosial ternyata berkaitan dengan pelaksanaan Program Listrik Desa (Lisdes) di Desa Tungkal 1, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat). Besarnya biaya yang disebutkan dalam informasi yang beredar merupakan hasil kesepakatan bersama warga, bukan pungutan sepihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Informasi yang viral menyebutkan bahwa pemasangan instalasi listrik di desa tersebut diduga dikuasai oleh pihak tertentu, dengan biaya Rp. 2.200.000 untuk daya 900 VA dan Rp. 2.800.000 untuk daya 1300 VA, ditambah dugaan pungutan tambahan sebesar Rp. 100.000 per rumah. Hal ini memicu berbagai tanggapan dari pengguna media sosial.

‎Salah satu RT di wilayah Desa Tungkal 1, yaitu RT 17, menyampaikan bahwa tidak ada persoalan terkait besarnya biaya yang berlaku. “Biaya yang dikatakan itu sudah hasil musyawarah bersama antara warga, perangkat desa dan pihak ketiga sebagai jasa. Malah kita merasa bersyukur dan terimakasih telah dibantu dalam pengurusan ini,” ujar ketua RT 17 saat diklarifikasi terkait viralnya postingan tersebut.

‎Ditegaskannya, warga merasa terbantu dengan adanya bantuan pihak yang ditunjuk. “Coba kalau tidak ada warga kita sini seperti bang Muttaqin ini mungkin kita juga merasa repot, karena pekerjaan lain jadi terganggu. Kebetulan saja bang

Muttaqin ini kerjanya di Satpol PP, sebenarnya tidak ada kaitannya sama kerja bang Muttaqin. Karena ini kita minta bantuan atas nama pribadi karena bang Muttaqin warga kita juga disini jadi kita minta bantu,” jelasnya.

‎Ketua RT 17 juga menjelaskan alasan tidak menerima jasa dari pihak lain. “Kita tidak mau luar dari oknum jasa lain selain bang Muttaqin Karena kesepakatan awal kita minta bantu sama bang Muttaqin. Kalau ada jasa lain kita tidak terima karena gimana pertanggung jawabannya nanti karena tidak ada kesepakatan,” ungkapnya.

‎Kepala PLN Ranting Kuala Tungkal, Yosa, menjelaskan bahwa program Lisdes di Tanjab Barat tidak hanya mencakup Desa Tungkal 1, melainkan juga Desa Kelagian (Dusun Rantau Pandan Tebing Tinggi), Desa Bram Itam Kiri (Dusun Parit Potong RT 14), dan Desa Muara Danau (Lubuk Kambing). “Pembangunan Jaringan Transmisi Menengah (JTM) dan Jaringan Transmisi Rendah (JTR) tidak dikenakan biaya karena itu dari pihak Lindes sendiri yang membangun,yang dikenakan Biaya itu hanya untuk pasangan baru jadi pelanggan PLN baru,untuk biaya pasang baru bisa  dicek melalui aplikasi PLN Mobile atau situs web resmi PLN,” jelasnya.

‎Bedasarkan data yang dihimpun Lisdes adalah program pemerintah yang bertujuan meningkatkan akses listrik di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup dan perekonomian desa. Meskipun penyambungan dari jaringan ke rumah gratis, warga umumnya perlu menanggung biaya instalasi dalam rumah, pembuatan Sertifikat Laik Operasi (SLO), serta biaya pemakaian listrik bulanan sesuai tarif subsidi yang berlaku.

‎Sampai saat ini, pihak kecamatan Tungkal ilir dan perangkat desa Tungkal 1 belum dapat memberikan klarifikasi mengenai pelaksanaan program di wilayah ini. (Pn)

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Masyarakat

Berita Terkait

Pangkogabwilhan I Tinjau Langsung Upaya Penanggulangan Karhutla di Tanjab Barat dan Tanjab Timur.
Berikan Rasa Aman Pengguna Jasa Transportasi Laut, Dishub Tanjab Barat Bagikan Masker di Sejumlah Pelabuhan.
Kolaborasi Peduli Sesama, CV Tri Putra Cont dan Imigrasi Kuala Tungkal Salurkan 3.000 Masker di Tengah Kabut Asap.
87 Hektare Sawah di Tanjab Barat Gagal Panen Akibat Kemarau, Kadis Tanaman Pangan Beberkan Penyebab dan Solusinya.
Lapas Kuala Tungkal Perketat Pengawasan, Razia Gabungan TNI-Polri Pastikan Lapas Bersih dari HP dan Narkoba.
Resmi Dibuka, Mess Kodim 0419/Tanjab Jadi Fasilitas Singgah Nyaman bagi Prajurit.
Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Pemkab dan Stakeholder Dalam Penanganan Karhutlah.
Kabut Asap Ancam Kesehatan, Dinkes Sebut: 317 Warga Tanjab Barat Terserang ISPA dalam Sepekan.
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:57 WIB

Pangkogabwilhan I Tinjau Langsung Upaya Penanggulangan Karhutla di Tanjab Barat dan Tanjab Timur.

Jumat, 18 September 2026 - 10:33 WIB

Berikan Rasa Aman Pengguna Jasa Transportasi Laut, Dishub Tanjab Barat Bagikan Masker di Sejumlah Pelabuhan.

Jumat, 18 September 2026 - 09:54 WIB

Kolaborasi Peduli Sesama, CV Tri Putra Cont dan Imigrasi Kuala Tungkal Salurkan 3.000 Masker di Tengah Kabut Asap.

Kamis, 17 September 2026 - 14:07 WIB

87 Hektare Sawah di Tanjab Barat Gagal Panen Akibat Kemarau, Kadis Tanaman Pangan Beberkan Penyebab dan Solusinya.

Rabu, 16 September 2026 - 20:08 WIB

Resmi Dibuka, Mess Kodim 0419/Tanjab Jadi Fasilitas Singgah Nyaman bagi Prajurit.

Rabu, 16 September 2026 - 16:36 WIB

Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Pemkab dan Stakeholder Dalam Penanganan Karhutlah.

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Kabut Asap Ancam Kesehatan, Dinkes Sebut: 317 Warga Tanjab Barat Terserang ISPA dalam Sepekan.

Selasa, 15 September 2026 - 14:36 WIB

Hamdani Buka Suara Soal Polemik Rapat Banggar: “Saya Justru Berupaya Meredam Ketegangan”

Berita Terbaru