Louncing Produksi Film “LANA”, Diza : Film Ini Sangat Penting Untuk Edukasi Masyarakat.

Avatar

- Redaksi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Diza Pada Saat Menghadiri Louncing Produksi Film “LANA”

kabarpesisirjambi.com, Kota Jambi – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, memberikan dukungan penuh terhadap proses produksi film lokal berjudul “LANA”.

Film ini mengangkat isu sosial yang mengkhawatirkan, yakni eksploitasi anak dan pengamen cilik yang kerap terlihat di berbagai destinasi wisata di Kota Jambi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan ini disampaikan saat Diza menghadiri acara doa bersama dan syukuran awal produksi film “LANA” pada Minggu, 24 Agustus 2025. Proses syuting dijadwalkan dimulai pada Senin, 25 Agustus 2025.

Diproduksi oleh CV. Kreasi Event Nusantara Indonesia, film “LANA” menggandeng puluhan talenta lokal serta melibatkan warga sekitar dan unsur pemerintah daerah.

“Film ini sangat penting sebagai bentuk edukasi masyarakat. Isu eksploitasi anak di ruang publik harus menjadi perhatian bersama, dan media film adalah salah satu cara efektif untuk menyuarakan itu,” ungkap Wawako Diza.

Sinopsis dan Pesan Sosial Film “LANA”

Film ini berkisah tentang Lana, seorang remaja yang baru lulus sekolah dan tengah mencari jati diri. Ia tinggal bersama keluarganya: ayahnya Rudi, seorang Ketua RT baru, ibunya Bu Lesti, adik perempuannya Nadya, serta pamannya Al Fatih, seorang jurnalis di RAMS TV.

Perjalanan Lana dan pamannya membawa mereka pada kenyataan pahit: banyak anak-anak yang dipaksa mengamen dan mengemis di lokasi wisata seperti Tugu Keris Siginjai, Danau Sipin, dan Hutan Kota Jambi.

Sebagian dari mereka menjadi korban eksploitasi oleh orang tua atau preman. Film ini menyampaikan kritik sosial melalui beberapa pesan moral utama:

Pentingnya menjaga keluarga dan lingkungan sekitar
Ajakan untuk tidak memberi uang kepada pengamen dan pengemis anak
Kritik terhadap praktik judi online dan buang sampah sembarangan
Seruan untuk melindungi anak dari segala bentuk eksploitasi
Meski bersifat fiktif, cerita film “LANA” berdasarkan fenomena nyata yang terjadi di Kota Jambi, menjadikannya sangat relevan secara sosial dan kultural.

Keindahan Wisata Jambi Jadi Latar Film

Film ini juga menampilkan berbagai potensi wisata Kota Jambi. Tugu Keris Siginjai, Danau Sipin, dan Hutan Kota menjadi latar cerita yang memperlihatkan keindahan dan dinamika kehidupan masyarakat kota.

Selain menjadi media edukasi, “LANA” juga diharapkan mendorong kesadaran publik dan mempromosikan pariwisata ramah anak di Jambi.

Detail Produksi Film “LANA”

Produksi: CV. Kreasi Event Nusantara Indonesia
Direktur: Ardyan Eka Saputra
Produser & Penulis Naskah: Reza Fender Rizky
Sutradara: Dicky dan Ipank
Pembina Talent: Hendry Nursal & SBF
Videografer: Tim Angga
Jumlah Talent: Sekitar 30 orang (warga lokal dan OPD)
Durasi: 60–70 menit
Format: Movie
Subtitle: Bahasa Indonesia / Melayu Jambi

Wali Kota Jambi, Maulana, dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha memberikan dukungan penuh, menunjukkan komitmen pemerintah terhadap karya seni yang mengedukasi dan menyuarakan realita sosial.

Film “LANA” diharapkan mampu membuka mata publik terhadap kondisi anak-anak jalanan dan menjadi media kampanye perlindungan anak yang efektif di tengah masyarakat. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Berita Terkait

Danrem 042/Gapu Tinjau Progres Pembangunan Gedung KDMP di Tanjab Barat.
Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin Kunjungi Pemkab Tanjab Barat, Perkuat Sinergitas Daerah.
Dinilai Belum Layak Terkait Pengolahan Limbah Dapur SPPG MBG, DLH Beri Tenggat Perbaikan.
Kunker ke Tanjab Barat, Danrem 042/Gapu Tegaskan Prajurit Dilarang Terlibat Tambang Ilegal.
Disambut Yel-Yel Prajurit dan Tarian Sekapur Sirih, Danrem 042/Gapu Kunjungi Wilayah Kodim 0419/Tanjab.
Kasus Dugaan Pencemaran Limbah PT PAJ, DLH Tanjab Barat Belum Transparan.
Pemkab Tanjab Barat Siaga Hadapi Kemarau Panjang 2026, Bupati : Jangan Buka Lahan Dengan di Bakar.
Proyek Panjat Tebing Rp.3 Miliar di Tanjabbar, Bahan Dinding Fiber di Buat di Lokasi.
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:55 WIB

Lestarikan Tradisi Lokal, Pandawa Media Group dan Kopi Paman Berikan Hadiah Tambahan untuk Festival Arakan Sahur.

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:41 WIB

Kolaborasi Pandawa Media Group dan Kopi Paman Meriahkan Ramadhan dan Arakan Sahur Tanjabbar.

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:54 WIB

Kembangkan Produk UMKM Warga Binaan, Lapas Kuala Tungkal Gandeng Imigrasi

Senin, 23 Februari 2026 - 19:31 WIB

Terbengkalai Sebelum Beroperasi, Wisata Danau Jabung Jadi Sorotan Publik

Minggu, 22 Februari 2026 - 06:19 WIB

Festival Arakan Sahur 1447 H Kembali Menggema, Kuala Tungkal Disulap Jadi Panggung Kreativitas Ramadhan.

Berita Terbaru