Malam Pembukaan Festival Arakan Sahur di Warnai Tawuran Dua Kelompok Remaja, Penonton Jadi Korban.

Avatar

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Remaja Yang Melakukan Aksi Tawuran.

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Kemeriahan Festival Arakan Sahur di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang selama ini dikenal sebagai agenda wisata religi tahunan, mendadak berubah mencekam. Tradisi menyambut bulan suci Ramadhan yang seharusnya berlangsung penuh suka cita, ternoda aksi tawuran antar dua kelompok remaja, Sabtu (22/2/2026) malam.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden pecah sekitar pukul 23.30 WIB saat ribuan warga memadati ruas jalan untuk menyaksikan arakan sahur. Suasana yang awalnya meriah dengan lantunan musik dan tabuhan bedug, mendadak ricuh akibat bentrokan dua kelompok pemuda yang menamakan diri mereka Geng Unja dan Geng Parit 4.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua kelompok diduga telah merencanakan aksi tawuran sebelum acara dimulai. Ketegangan memuncak saat mereka bertemu di kawasan Jalan Siswa. Saling ejek berubah menjadi baku hantam dan aksi kejar-kejaran di tengah kerumunan penonton.

 

Nahas, kericuhan tersebut menyeret korban tak bersalah. Seorang warga bernama Muhammad Amin yang tengah asyik menyaksikan festival, menjadi korban pengeroyokan brutal. Ia mengalami luka-luka akibat dihantam secara bersama-sama oleh para pelaku.

 

Merespons gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) itu, Satreskrim Polres Tanjung Jabung Barat bergerak cepat. Dalam hitungan jam, delapan remaja yang diduga kuat terlibat pengeroyokan berhasil diringkus pada dini hari sekitar pukul 01.30 WIB di sejumlah lokasi berbeda.

 

Kasat Reskrim Polres Tanjung Jabung Barat, AKP Frans Septiawan Sipayung, melalui Kanit Pidum Ipda Peri Sutikno menegaskan bahwa pihaknya tidak mentoleransi aksi premanisme, terlebih yang mencoreng kegiatan budaya dan keagamaan.

 

“Para pelaku mengakui telah melakukan pengeroyokan terhadap korban Muhammad Amin. Saat ini mereka sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Ipda Peri, Minggu (22/2/2026).

 

Ironisnya, dari delapan pelaku yang diamankan, tujuh di antaranya masih berstatus di bawah umur dengan rentang usia 14 hingga 16 tahun. Sementara satu pelaku lainnya berinisial RS (18). Polisi turut mengamankan barang bukti berupa pakaian korban serta hasil Visum et Repertum (VeR).

 

Terkait konflik antar kelompok Geng Unja dan Geng Parit 4, pihak kepolisian telah memfasilitasi mediasi dan kedua belah pihak sepakat berdamai. Namun demikian, untuk kasus pengeroyokan terhadap penonton, proses hukum tetap berjalan.

 

“Khusus untuk pengeroyokan terhadap warga yang menjadi korban salah sasaran, tetap kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

 

Polres Tanjung Jabung Barat mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka. Aparat juga menegaskan komitmennya menjaga keamanan setiap agenda publik agar tradisi budaya dan wisata religi di Kuala Tungkal tetap menjadi kebanggaan daerah, bukan tercoreng oleh aksi kekerasan. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Reskrim Polres Tanjab Barat

Berita Terkait

Identitas Mayat Mengapung di Tanjabbar, Akhirnya Terungkap
Warga Tungkal I Tanjab Barat, Digegerkan Penemuan Mayat Mengapung.
Kisruh Menu MBG Tak Layak, Ferdiono: Ini Bisa Masuk Kategori Kejahatan Pangan Terencana.
Polres Selidiki Dugaan Makanan Tak Layak dalam Program MBG, Penyedia Akui Kelalaian dan Manipulasi Label
Gasak Uang Jutaan, Pelaku Curat di Kuala Tungkal Diringkus Polisi dalam Hitungan Jam.
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:54 WIB

Upaya Klarifikasi Dugaan Rangkap Jabatan Tak Direspons, Kades Sungai Serindit Jadi Sorotan

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:51 WIB

Respon Cepat Pemda, Wabup Tugaskan Camat Langsung Tinjau Rumah Anak Yatim Piatu.

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:33 WIB

Nasib Dua Yatim Piatu Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Wabup Tanjabbar Siap Carikan Solusi.

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:39 WIB

Konflik Pelantikan PAW Kades yang Molor Kian Memanas: DPRD Sudah Warning, Bupati Justru Tantang Jalur Hukum.

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:55 WIB

Himbauan DPRD Diabaikan, Pelantikan PAW Kades Tetap Digelar.

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:51 WIB

Ini Daftar Safari Ramadhan, Pemkab Tanjabbar di 13 Kecamatan.

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:45 WIB

Dugaan Mutasi PPPK Kemudian Ditarik Kembali Heboh di Group Medsos Tanjabbar.

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:56 WIB

Kisruh PAW Tanjabbar, Bupati Sebut Tetap Ikuti Prosedur dan Menunggu Penegasan Mendagri.

Berita Terbaru