Polres Selidiki Dugaan Makanan Tak Layak dalam Program MBG, Penyedia Akui Kelalaian dan Manipulasi Label

admin

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemeriksaan Dapur MBG Kuala Tungkal Oleh Tim Polres Tanjab Barat

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjung Jabung Barat bergerak cepat menyelidiki dugaan distribusi paket makanan tidak layak konsumsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kuala Tungkal. Penyelidikan ini menyusul temuan roti dengan masa kedaluwarsa yang sangat mepet (near-expired), bahkan tanpa label tanggal produksi, serta telur busuk yang diterima sejumlah siswa.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari SD 05 Kuala Tungkal terkait kondisi roti dalam paket makan siswa yang dinilai mengkhawatirkan. Selain masa kedaluwarsa yang sangat dekat, ditemukan pula produk tanpa keterangan tanggal produksi yang jelas. Laporan serupa juga datang dari SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat, di mana siswa menerima telur busuk dalam paket makan siang mereka.

 

Kasat Reskrim Polres Tanjung Jabung Barat, AKP Frans Septiawan Sipayung, saat dikonfirmasi pada Selasa (24/2/2026) siang, membenarkan bahwa pihaknya telah memanggil dan memeriksa mitra penyedia atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna dimintai klarifikasi.

 

Dalam pemeriksaan tersebut, pihak penyedia mengakui adanya kelalaian dalam proses distribusi. Mereka menyebut distribusi telur busuk terjadi akibat faktor kelalaian manusia (human error) saat proses pengepakan.

 

Lebih jauh, terkait temuan roti di SD 05 Kuala Tungkal, penyedia juga mengakui adanya manipulasi tanggal kedaluwarsa. Tanggal yang seharusnya tercantum 27 diubah menjadi 24 dengan dalih agar produk segera dikonsumsi siswa.

 

Menanggapi hal tersebut, AKP Frans menegaskan bahwa kepolisian tidak akan berkompromi terhadap standar keamanan pangan, terlebih program ini merupakan program nasional yang menyasar kesehatan generasi muda.

 

“Fokus utama kami adalah memastikan standar keamanan pangan dalam program nasional ini benar-benar terpenuhi. Kami akan terus mengawasi distribusi Program MBG agar tujuan pemenuhan gizi anak sekolah tercapai tanpa menimbulkan risiko kesehatan,” tegasnya.

 

Polres Tanjung Jabung Barat menegaskan komitmennya untuk terus memantau rantai pasok program MBG, mulai dari penyedia hingga distribusi ke sekolah-sekolah. Langkah ini dilakukan guna memastikan kejadian serupa tidak terulang serta kualitas dan keamanan pangan yang diterima para siswa tetap sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah. (Pn)

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kasat Reskrim Polres Tanjab Barat

Berita Terkait

Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjab Barat Naik ke Tahap Penyidikan, Polisi Masih Kumpulkan Alat Bukti.
Warga Merlung Tanjab Barat di Gegerkan, Penemuan Mayat di Perkebunan Sawit.
Kasus Dugaan Penganiayaan Wartawan Memasuki Babak Baru, Polisi Periksa Kades Teluk Ketapang dan Lima Orang Lainnya Akankah Berujung Penetapan Tersangka?
Kasus Dugaan Pengeroyokan Jurnalis di Tanjab Barat, IJTI Jambi Kecam Keras dan Desak Polisi Usut Tuntas.
Konfirmasi Mengenai Jalan Rusak, Awak Media di Masa Perangkat Desa dan Warga, Polisi Diminta Usut Tuntas.
Di Duga Menjadi Korban Pengeroyokan dan Pembacokan, Seorang Pemuda di Larikan Ke RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal.
Curanmor di Tanjab Barat Terungkap, Polisi Buru Pelaku Utama yang Kabur ke Padang.
Sat Reskrim Polres Tanjab Barat Tetapkan Pria 34 Tahun Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Cabul.
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:33 WIB

Berikan Rasa Aman Pengguna Jasa Transportasi Laut, Dishub Tanjab Barat Bagikan Masker di Sejumlah Pelabuhan.

Jumat, 18 September 2026 - 09:54 WIB

Kolaborasi Peduli Sesama, CV Tri Putra Cont dan Imigrasi Kuala Tungkal Salurkan 3.000 Masker di Tengah Kabut Asap.

Kamis, 17 September 2026 - 14:07 WIB

87 Hektare Sawah di Tanjab Barat Gagal Panen Akibat Kemarau, Kadis Tanaman Pangan Beberkan Penyebab dan Solusinya.

Kamis, 17 September 2026 - 13:07 WIB

Lapas Kuala Tungkal Perketat Pengawasan, Razia Gabungan TNI-Polri Pastikan Lapas Bersih dari HP dan Narkoba.

Rabu, 16 September 2026 - 16:36 WIB

Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Sinergi Pemkab dan Stakeholder Dalam Penanganan Karhutlah.

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Kabut Asap Ancam Kesehatan, Dinkes Sebut: 317 Warga Tanjab Barat Terserang ISPA dalam Sepekan.

Selasa, 15 September 2026 - 14:36 WIB

Hamdani Buka Suara Soal Polemik Rapat Banggar: “Saya Justru Berupaya Meredam Ketegangan”

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Tokoh Masyarakat Batang Asam Apresiasi Kinerja Hamdani, Nilai Aspirasi Warga Terus Diperjuangkan.

Berita Terbaru