Foto Mayat di Perkebunan Sawit Yang ditemukan Warga
kabarpesisirjambi.com | Tanjab Barat – Suasana tenang di kawasan perkebunan kelapa sawit, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mendadak berubah mencekam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang tergeletak di area kebun pada Kamis, 3 September 2026.
Kabar tersebut dengan cepat menyebar dari mulut ke mulut dan mengundang perhatian masyarakat yang berdatangan ke sekitar lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, korban diduga bernama River, yang selama ini dikenal sebagai penjaga salah satu perkebunan milik mantan Bupati Tanjung Jabung Barat.
Sosok River bukanlah nama asing bagi masyarakat Merlung. Semasa muda, ia dikenal aktif sebagai Ketua Pemuda di Kecamatan Merlung.
Ia juga pernah menggeluti usaha musik organ tunggal yang kerap mengiringi berbagai acara masyarakat, mulai dari hajatan hingga resepsi pernikahan.
Dalam beberapa tahun terakhir, River dipercaya mengelola sejumlah kebun milik mantan Bupati Tanjung Jabung Barat.
Kepergian River meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat yang mengenalnya. Ia diketahui meninggalkan seorang istri serta empat orang anak yang masih membutuhkan sosok ayah di tengah kehidupan mereka.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas resmi korban, kronologi penemuan, serta penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari aparat penegak hukum.
Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap fakta di balik penemuan jasad tersebut.
Masyarakat berharap Polres Tanjung Jabung Barat bersama Polda Jambi dapat mengusut kasus ini secara tuntas, mengungkap kronologi sebenarnya, serta memastikan penyebab kematian korban berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan yang objektif.
Apabila dalam proses penyelidikan nantinya ditemukan adanya unsur tindak pidana, warga berharap pelaku dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku sehingga memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi keluarga korban.
Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung. Publik diminta menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian sebelum hasil penyelidikan diumumkan. (Pn)
Editor : Redaksi
Sumber Berita : kabarpesisirjambi.com






