Akibat Menu Ramadhan Tak Layak Konsumsi, BGN Provinsi Jambi Layangkan SP1 ke Dapur MBG.

Avatar

- Redaksi

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dapur MBG Yang Menuai Sorotan Terkait Menu Ramadhan

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Polemik menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) Ramadhan yang diduga tidak layak konsumsi di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, berbuntut serius. Setelah viral dan menuai sorotan tajam publik, Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Jambi akhirnya mengambil tindakan tegas.

Program yang seharusnya menjadi harapan baru dalam pemenuhan gizi generasi bangsa justru tercoreng. Di bulan suci Ramadhan—momen yang seharusnya penuh berkah—masyarakat dibuat kecewa oleh temuan menu yang dinilai tidak pantas dikonsumsi. Kritik pun mengalir deras, menuntut tanggung jawab dan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Regional BGN Provinsi Jambi, Adityo Wirapranatha, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia memastikan kasus ini akan dibawa ke tingkat pusat untuk ditindaklanjuti secara resmi.

“Terkait persoalan ini, akan kami laporkan ke Direktorat Pemantauan dan Pengawasan Wilayah 1 untuk proses tindak lanjut,” tegasnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat siang (27/02/2026).

Tak hanya itu, BGN Provinsi Jambi juga menjatuhkan sanksi administratif berupa Surat Peringatan Pertama (SP1) kepada dapur MBG yang terlibat.

“Untuk dapurnya, akan kita berikan SP1,” tambahnya.

Langkah ini dinilai sebagai peringatan keras agar pengelola dapur MBG tidak bermain-main dengan kualitas makanan. Sebab, persoalan ini bukan sekadar soal teknis distribusi, melainkan menyangkut kesehatan dan keselamatan peserta didik sebagai penerima manfaat.

Masyarakat berharap sanksi tersebut bukan hanya formalitas, melainkan menjadi pintu evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan standar kualitas menu MBG. Program yang membawa nama “bergizi” tidak boleh berubah menjadi ancaman bagi generasi yang hendak dibangun.

Ramadhan seharusnya menjadi momentum memperkuat kepedulian, bukan justru menghadirkan kelalaian. Publik kini menanti, apakah penindakan ini akan benar-benar menjadi efek jera, atau sekadar catatan administratif semata. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Koordinator Regional BGN Provinsi Jambi

Berita Terkait

Kualitas Proyek Poskesdes Parit Jawa Disorot Warga: Plester Tak Merata, Lantai Retak, Pintu Tak Kunjung Terpasang
Jelang Idul Fitri, Jadwal Kapal Roro Kuala Tungkal–Batam dan Dabo Telah Dirilis
Diduga Alur Sungai di Desa Suban Tercemar Limbah PT PAJ, DLH Lakukan Pengecekan.
Gema Adzan Menggetarkan Lapas Kuala Tungkal, Warga Binaan Tampilkan Suara Terbaik.
Dinding Papan Rapuh Lindungi Dua Yatim Piatu: Tangis Sunyi Rodi dan Nikita di Ujung Harapan.
Di Antara Ombak dan Kegelapan, Polisi Jadi Penyelamat Sebuah Nyawa.
Berbagi di Ramadhan, PKL-UM Tanjab Barat Salurkan Ratusan Takjil dan Bantuan UMKM.
Bukan Sekadar Menu, Limbah Dapur MBG SPPG Tungkal Empat Kota Jadi Sorotan.
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:51 WIB

Respon Cepat Pemda, Wabup Tugaskan Camat Langsung Tinjau Rumah Anak Yatim Piatu.

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:33 WIB

Nasib Dua Yatim Piatu Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Wabup Tanjabbar Siap Carikan Solusi.

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:26 WIB

Terancam Di Tutup !!! Pemkab Tanjabbar Segera Panggil Pengelola SPPG Tungkal Empat Kota.

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:39 WIB

Konflik Pelantikan PAW Kades yang Molor Kian Memanas: DPRD Sudah Warning, Bupati Justru Tantang Jalur Hukum.

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:55 WIB

Himbauan DPRD Diabaikan, Pelantikan PAW Kades Tetap Digelar.

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:51 WIB

Ini Daftar Safari Ramadhan, Pemkab Tanjabbar di 13 Kecamatan.

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:45 WIB

Dugaan Mutasi PPPK Kemudian Ditarik Kembali Heboh di Group Medsos Tanjabbar.

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:56 WIB

Kisruh PAW Tanjabbar, Bupati Sebut Tetap Ikuti Prosedur dan Menunggu Penegasan Mendagri.

Berita Terbaru