Baru Berjalan 11 Bulan, Pembangunan Jalan Rt. 03 Desa Sialang Mengalami Kerusakan dan Berdebu.

Avatar

- Redaksi

Selasa, 4 November 2025 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kondisi Jalan Yang Baru di Bangun Sudah Mengalami Kerusakan.

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Debu beterbangan setiap hari, jalanan rusak, serta besi material muncul ke permukaan. Proyek tanpa identitas ini memicu keresehan warga Desa Sialang, khususnya di RT. 03.

Proyek pembangunan jalan yang didanai APBD ini, alih-alih memberikan manfaat, justru menjadi sumber masalah baru bagi masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keresahan warga memuncak akibat kondisi jalan yang berdebu dan rusak parah, diketahui proyek tersebut baru rampung sekitar 11 bulan lalu. Pantauan awak media di lokasi menunjukkan kerusakan signifikan yang mengganggu aktivitas sehari-hari dan kesehatan warga.

“Setiap hari kami harus menghirup debu jalanan. Ini sangat mengganggu pernapasan dan aktivitas kami,” ujar seorang ibu rumah tangga dengan nada khawatir.

Selain kondisi jalan yang memprihatinkan, proyek ini juga menjadi misteri karena tidak adanya papan merek. Warga mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran APBD yang seharusnya bisa dinikmati masyarakat.

“Kami tidak tahu siapa yang bertanggung jawab atas proyek ini, berapa anggaran yang digunakan, dan mengapa jalan ini bisa rusak secepat ini. Seharusnya semua informasi itu terpampang jelas,” ungkap seorang masyarakat dengan nada geram.

Minimnya pengawasan dari pihak terkait diduga menjadi penyebab utama kerusakan jalan ini. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki jalan yang rusak dan meningkatkan pengawasan terhadap proyek-proyek pembangunan di wilayah mereka.

“Kami berharap pemerintah segera bertindak dan memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan jalan ini. Jangan sampai proyek yang seharusnya bermanfaat justru menjadi sumber masalah bagi kami,” tegas warga dengan nada penuh harap.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai permasalahan proyek jalan di Desa Sialang ini. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Masyarakat

Berita Terkait

Mahakarya Jemari Persit Tanjab: Sentuhan Akhir Estetika Eceng Gondok di Balai Kartini Jakarta.
Dari Rawa Menjadi Karya, Pesona Anyaman Eceng Gondok Persit KCK Cabang XXVI Tanjab di Hari Kedua.
Razia Gabungan di Lapas Kuala Tungkal, Petugas Sita HP hingga Korek Api dari Blok Hunian.
Kerajinan Eceng Gondok Makin Populer Pasca Event Persit BISA 2 Tahun 2026.
Polres Tanjab Barat Salurkan 82 Karung Beras untuk Korban Kebakaran Pasar Teluk Nilau.
Pesona Kerajinan Eceng Gondok di Ajang Persit BISA 2 Tahun 2026.
Mahasiswa Tanjab Barat Soroti Kunker Menkes di RSUD KH Daud Arif Tanpa Libatkan DPRD.
Kinerja Dewas RSUD Daud Arif Disorot, Kasus Kematian Dokter Picu Evaluasi Pengawasan.
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:02 WIB

Polres Tanjabbar Sikat Jaringan Narkoba di Betara: Empat Tersangka Diringkus.

Rabu, 22 April 2026 - 19:11 WIB

Spesialis Pencurian 6 TKP Dibekuk, Sasar Kantor Pemerintah hingga Rumah Warga di Tanjab Barat.

Sabtu, 18 April 2026 - 14:06 WIB

Pengedar Sabu Digerebek di Penginapan, Polisi Temukan Barang Bukti di Tas dan Jok Motor.

Rabu, 8 April 2026 - 08:47 WIB

Curi Uang di Toko Buah, Pria di Tanjab Barat Diringkus Tim Petir Polres.

Minggu, 5 April 2026 - 00:49 WIB

Geger! Geng Remaja Bawa Sajam Resahkan Warga Kuala Tungkal Pada Malam Hari.

Kamis, 2 April 2026 - 20:09 WIB

BREAKING NEWS !! Kejari Tanjab Barat Tetapkan 3 Tersangka, Kasus Korupsi Subsidi 2019–2021 PDAM Tirta Pengabuan.

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:15 WIB

Buron Berbulan-bulan, DPO Narkoba di Tanjab Barat Akhirnya Diringkus Polisi.

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:26 WIB

Korpolairud Baharkam Polri Amankan Kapal Bermuatan Kayu Ilegal 8 Ton di Perairan Tanjab Barat.

Berita Terbaru