Rehab Jembatan Penghubung LLASDP di Titian Rajo WFC, Hanya Gunakan Alat Lego – Lego.

Avatar

- Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Pekerjaan Jembatan Penghubung

kabarpesisirjambi.com, Tanjab Barat – Proyek rehabilitasi jembatan penghubung LLASDP Titian Rajo WFC di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) senilai lebih dari Rp. 1 miliar lebih kembali menjadi sorotan.

Bagaimana tidak, proyek yang dikerjakan oleh CV. Mozha & CO dan didanai dari APBD-P tahun 2025 ini, diduga menggunakan alat berat yang tidak memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi lokasi proyek yang berada di alur sungai yang berlumpur seharusnya membutuhkan alat berat yang mumpuni. Namun, alat yang digunakan justru diragukan kualitasnya, sehingga memunculkan kekhawatiran akan ketahanan jembatan di masa yang akan datang.

Ironisnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang juga menjabat sebagai Kabid Binamarga, memilih bungkam saat dikonfirmasi mengenai kelayakan alat berat tersebut.

Sikap bungkam PPK ini menambah daftar panjang catatan buruk di Dinas PUPR Tanjab Barat di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati UAS-Katamso.

Sebelumnya, proyek pintu air senilai lebih dari Rp. 4 miliar juga diwarnai masalah serupa, di mana PPK dan PPTK terkesan tidak transparan dalam memberikan informasi. Hal ini menimbulkan spekulasi adanya

“permainan” dalam proyek-proyek tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, PPK masih belum memberikan keterangan resmi terkait polemik ini.

Seorang warga Tanjab Barat yang enggan disebut namanya mengungkapkan kekecewaannya. Ia membandingkan dengan proyek pembangunan jembatan sebelumnya yang menggunakan jack hammer/excavator yang lebih kuat, namun tetap mengalami penurunan.

“Masak sekarang pakai lego-lego, kira-kira tahan dak?” sindirnya.

“Logikanya, kalau pakai jack hammer, penumbuknya 4 ton sampai 6 ton, kalau lego-lego berapalah kekuatan nya ,” tambahnya dengan nada prihatin.

Masyarakat kini menuntut transparansi dan tindakan tegas dari pihak terkait untuk memastikan proyek ini dikerjakan dengan benar dan dana rakyat tidak terbuang percuma. (Pn)

Berikan Komentar anda disini!

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Masyarakat

Berita Terkait

Mahakarya Jemari Persit Tanjab: Sentuhan Akhir Estetika Eceng Gondok di Balai Kartini Jakarta.
Dari Rawa Menjadi Karya, Pesona Anyaman Eceng Gondok Persit KCK Cabang XXVI Tanjab di Hari Kedua.
Razia Gabungan di Lapas Kuala Tungkal, Petugas Sita HP hingga Korek Api dari Blok Hunian.
Kerajinan Eceng Gondok Makin Populer Pasca Event Persit BISA 2 Tahun 2026.
Polres Tanjab Barat Salurkan 82 Karung Beras untuk Korban Kebakaran Pasar Teluk Nilau.
Pesona Kerajinan Eceng Gondok di Ajang Persit BISA 2 Tahun 2026.
Mahasiswa Tanjab Barat Soroti Kunker Menkes di RSUD KH Daud Arif Tanpa Libatkan DPRD.
Kinerja Dewas RSUD Daud Arif Disorot, Kasus Kematian Dokter Picu Evaluasi Pengawasan.
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:02 WIB

Polres Tanjabbar Sikat Jaringan Narkoba di Betara: Empat Tersangka Diringkus.

Rabu, 22 April 2026 - 19:11 WIB

Spesialis Pencurian 6 TKP Dibekuk, Sasar Kantor Pemerintah hingga Rumah Warga di Tanjab Barat.

Sabtu, 18 April 2026 - 14:06 WIB

Pengedar Sabu Digerebek di Penginapan, Polisi Temukan Barang Bukti di Tas dan Jok Motor.

Rabu, 8 April 2026 - 08:47 WIB

Curi Uang di Toko Buah, Pria di Tanjab Barat Diringkus Tim Petir Polres.

Minggu, 5 April 2026 - 00:49 WIB

Geger! Geng Remaja Bawa Sajam Resahkan Warga Kuala Tungkal Pada Malam Hari.

Kamis, 2 April 2026 - 20:09 WIB

BREAKING NEWS !! Kejari Tanjab Barat Tetapkan 3 Tersangka, Kasus Korupsi Subsidi 2019–2021 PDAM Tirta Pengabuan.

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:15 WIB

Buron Berbulan-bulan, DPO Narkoba di Tanjab Barat Akhirnya Diringkus Polisi.

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:26 WIB

Korpolairud Baharkam Polri Amankan Kapal Bermuatan Kayu Ilegal 8 Ton di Perairan Tanjab Barat.

Berita Terbaru